Pasaman Barat, Cyber One Top - Produksi panen pada tahun 2026 di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat meningkat dibanding dari tahun 2025 hal ini diungkapkan oleh kordinator BPP Kecamatan Talamau Refqi Jufri A.md, pada Rabu, (4/2/2026) Saat ditemui media ini.
",Saat ini hasil panen padi di Kecamatan Talamau terlihat ada peningkatan, berdasarkan hasil ubinan yang dilakukan oleh personel Penyuluh BPP Kec. Talamau dengan capaian 5,2 Ton per hektar. Hal ini tercapai berkat Sapras pertanian yang sudah memadai, harga pupuk yang turun semenjak Desember 2025 juga memberikan dampak pada capaian produksi ini",Ucapnya.
",Gebrakan BPP Kecamatan Talamau Tahun ini juga untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) padi khususnya untuk Nagari Talu, Sinuruik, Tabek Sirah Talu, Sungai Janiah Talu dengan Membentuk Brigade Pangan (BP) yang pertama di Sumbar. BP ini bertugas untuk membantu petani dan kelompok tani dalam meningkatkan IP di masing-masing Nagari. Keempat Nagari ini mempunyai potensi sawah yang luas dan subur, sehingga kecamatan ini merupakan salah satu lumbung pangan di Kabupaten Pasaman Barat.
Namun untuk meningkatkan pertanaman dan panen dua kali setahun secara keseluruhan lebih kurang 1.200 Ha. BP berangotakan petani millenial yang diajukan kelompok tani yang akan mengajak kelompok tani dan anggota untuk segera bertanam padi setelah Idul Fitri secara serentak, tujuanya mengurangi dampak serangan hama dan penyakit.
BP juga akan difasilitasi mesin- mesin pertanian, berupa mesin bajak, mesin potong rumput, mesin tanam, mesin panen dan kelengkapan lainnya, sehingga pengerjaan budidaya dapat dipercepat.
Harga gabah dan beras saat ini masih tinggi, merupakan kesempatan besar bagi kelompok dan anggota untuk mempercepat tanam, sehingga memperoleh hasil yang lebih tinggi. Apabila harga gabah rendah BPP Talamau juga telah bekerja sama dengan Bulog Sumatera Barat untuk menampung hasil panen petani dengan harga gabah kering panen Rp.6.500", Tutupnya.
(Elwa KSSA)




0 Komentar